Selasa, 20 Januari 2009

TVOne versus Metrotv

. Selasa, 20 Januari 2009

Menarik untuk mengamati dunia pertelevisian kita, terutama dalam pasar tv berita antara TVOne dengan Metro TV. Sebagai stastion tv berita pertama di Indonesia, metro tv memang cukup berhasil menyajikan berita-berita yang bermutu yang selama ini jarang diungkapkan karena tv - tv lebih mementingkan dunia hiburan.


Namun sejak kehadiran TVOne, para pemirsa TV dirumah lebih dimanjakan lagi dengan berita yang semakin beragam. Setidaknya ada dua wilayah yang menarik untuk disimak.

Pertama adalah wilayah pemilu 2009, dalam wilayah ini, metro tv yang lebih dulu punya "pengalaman" dengan telah meliput pemilu 2004 bisa dianggap keteteran dalam beradu program dengan TVOne yang bisa dibilang menggebrak dan materi siarannya lebih dekat atau lebih membumi ke masyarakat. mungkin juga karena ada Surya Paloh sebagai pemilik MEtrotv, yang kebetulan adalah salah satu dewan pembina (ato penasehat..?) di Golkar, sehingga dalam liputannya kadang memasukkan Surya Paloh dan tidak bisa dihindari kesannya adalah "berkampanye", sementara TVOne lebih dianggap netral karena tidak ada vested interest.

Wilayah yang kedua adalah ketika terjadi agresi Israel ke Palestina. Bisa dibilang TVOne mengalahkan dengan telak Metrotv dalam pemberitaan soal ini. Mulai dari relay siarang langsung TV Al Jazeera Arabic sampe pengiriman reporter ke Rafah dilakukan oleh TVOne. Sementara di Metro TV sendiri pemberitaan soal agresi Israel ke Palestina bisa dianggap biasa-biasa saja untuk sebuah tv yang mengklaim sebagai tv berita.

Nah untuk ke depan, kita lihat saja, siapa yang makin akan disukai masyarakat banyak

1 komentar:

Anonim mengatakan...

kas negara jangan sampai untuk menggati kerugian kasus bank century

:)) ;)) ;;) :D ;) :p :(( :) :( :X =(( :-o :-/ :-* :| 8-} :)] ~x( :-t b-( :-L x( =))

Posting Komentar

Silahkan beri pendapat atau Komentarnya :)

 
pendapat-dan-opini.blogspot.com is proudly powered by Blogger.com | Template by o-om.com | Distributed by The Valley of Flowers in India of the Fractal Enlightenment